Arsip Kategori: Karangan Bebas

The Greatest Plan

Well, I am not the type of guy who can easily falling in love. I mean, what is love, anyway? I know I heard some people even be die-hard-fans of the coolest person in this place. They wrote him in their diary, they took the photos and uploaded it to Instagram. Once they get the opportunity to meet him, no, they had prepared their live Snap acting that it was their once-in-a-lifetime chance to get close with him, especially in the gym. They could actually meet him like everyday, aren’t they?. But, I have never thought that having such a crush changed one’s life. I agree with a quote that says, “To accept the true meaning of love ones should not believe that there is no such thing as romanticism in this world”. Actually I myself do not understand about that saying, haha.

Lanjutkan membaca The Greatest Plan

Kutipan-kutipan yang Paling Berpengaruh Dalam Hidup Saya

Saya ridha kalau ada startup yang pengen website dengan ide seperti ini.

Intinya ini bentuk terimakasih dari seorang semacam saya, seorang yang linguistik, yang cukup mudah mengingat kata-kata yang berkesan untuk kemudian diingat terus menerus, kepada teman-teman yang pernah mengatakan kutipan berlian ala mereka pada saya.

Sekali lagi, untuk yang saya hormati, nama-nama di bawah ini, terima kasih; Anda telah memperkaya hidup dan cara pandang saya. (Halaman ini akan terus diperbaharui)

Salam, Muhammad Fadlian Amhar.

*** Lanjutkan membaca Kutipan-kutipan yang Paling Berpengaruh Dalam Hidup Saya

3-2

Seperti janji saya, saya akan #kejar sampai dapat, pagi ini di manapun. Saya siapkan proposalnya, bercampur dgn 1/4 keraguan. #skripsiEPIC

Jam 9.00 saya masih di kursi komputer di mana saya masih bingung.  #skripsiEPIC

Problem Based Learning atau lainnya. Seingat saya, PBL ini ada jenisnya.  #skripsiEPIC

Celakanya saya gak nemu; dan ini sudah setengah jam dari jam yang dijanjikan.  #skripsiEPIC Lanjutkan membaca 3-2

#PPLawesome 3 : “It’s not ‘What the….Hell…’ but ‘What can I do?'”

“bikin” RPP di kamar mandi #PPLawesome

episode 3 ini saya rangkum dari senin dan tadi #PPLawesome

Senin. Saya datang diprediksi terlambat, dan bayangan saya sekolah sudah dalam keadaan upacara. Seraam. #PPLawesome

ternyata gak ada upacara. *Lucky!* tapi ada apel. Di apel itu, butuh sekitar 15 menit lebih untuk membuat semua orang diam #PPLawesome Lanjutkan membaca #PPLawesome 3 : “It’s not ‘What the….Hell…’ but ‘What can I do?’”