Arsip Kategori: Film

Nothing to Lose, huh?

Ini saya ambil total dari 2 hari ini. What a day. #skripsiEPIC

Suatu hari kemarin saya pernah bilang pada kawan-kawan yang esoknya akan diwisuda bahwa #skripsiEPIC

semoga di manapun tempat kalian bertarung, bertarung di pertandingan masing-masing, kita sama-sama OTW Surga. #skripsiEPIC

Rasanya ini pula yang saya dapatkan. Mahasiswa tingkat akhir yang pulang dan pergi di kubangan tempatnya bertarung dengan….dirinya sendiri. #skripsiEPIC

Tapi apapun itu, saya yakin saya telah dapat satu mata kuliah favorit baru : #skripsiEPIC Lanjutkan membaca Nothing to Lose, huh?

Perfect Parent

I have had a lot of time, see,
to think about what it is
that makes somebody a good parent.

And it’s about constancy…patience, listening,
and it’s about pretending to listen even when you can’t listen anymore.

And it’s about love, like she (Lucy) said.
See, Billy has a home with me and I made it the best I could.

And it’s not perfect…
and I’m not a perfect parent and sometimes I don’t have enough patience and I forget he’s just a little kid.

But we built a life together and we love each other.
And if you destroy that, it’ll be irre–irrep–
Let me see. Let me see.

Irreparable.

– “I am Sam”

Sinetron Oh Sinetron

*tulisan ini dibuat ketika saya di kelas 12 sebagai tugas bahasa Indonesia*

Dari bangun tidur hingga tidur kembali, kita disuguhkan berbagai macam jenis acara televisi. Acara berita, hiburan, penyejuk hati dan acara hiburan-lagi selalu senantiasa menemani hari-hari kita. Belum lagi, masih banyak acara televisi yang “sengaja” berkamuflase menjadi acara “penyejuk hati”, padahal masih juga mengejar esensi entertainment atau hanya mempopulerkan pengisi acara ataupun event yang sedang “rame”, apalagi mengeksploitasi anak-anak sebagai “sumber rezeki”. Lanjutkan membaca Sinetron Oh Sinetron