Analogi Ingin Lebih


Lebih dari sekedarnya.
Seperti :

Alpukat dan Gula merah.
Es Doger dan terik matahari.
Nasi dan Kerupuk.
Bantal dan Alarm.
Lampu merah dan jalanan yang sepi.
Es krim dan Peuyeum ketan.
Kipas Angin dan Jum’atan yang sesak.
Literatur dan Aksi.
Pesimis dan Optimis.
Diam dan Berbisik.
Marah dan Duduk.
Buku dan Pohon yang rindang.
Sofa dan Kucing.

dan seterusnya, dan seterusnya.

Ah, atau saya saja yang terlalu membingungkan – padahal sudah ada di depan mata.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s