Harus Jadi Merekanya


Saya kemudian mudah sadar bahwa saya selalu gak cocok di banyak tempat. Kerjasama bagi saya adalah blackhole yang sama yang kerapkali ditemui.

Sehingga saya selalu memaksadiri agar saya bisa jadi Faldo Maldininya mereka, Pemberi Beasiswa kuliah luar negerinya mereka, Suami dan Isteri mereka, Ayah dan Kakak mereka, Raisa, Afghan, Bintang Korea (Ban Ki Moon?), Fatih Seferagic atau ZaynMalik nya mereka, Bos perusahaan mereka, Personal trainernya mereka dan siapapun yang penting orang lain.

Padahal justru blackholenya adalah cara pandang yang demikian. Dasar bodoh.

Saya ini (berpikir dengan) kolot; yang menganggap bahwa Ide dapat menggerakkan semuanya : waktu dan kesediaan. Padahal mereka butuh hal materiil dan hal konkrit lain yang mengenyangkan.

Ah, ayo tukar posisi; saya penasaran.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s