Uncategorized

Untuk yang Kesal


Nemu puisi di koran; bagus. Saya terkesima pada bait kedua-terakhir. Tentang bahwa tidak ada ilmu pengetahuan yang sia-sia; Subhanallah. Pas saya baca sambil nulis di sini, ternyata tentang yang sedang jatuh cinta ._. (atau berantem?)

“Rumus-rumus Dalam Kalkulus”
oleh : Ahmad Ginanjar

Kata dosenmu,
“Untuk mendalami rumus-rumus
Kau harus menikahi Kalkulus”
Aku percaya, sebab ia bicara sangat serius

Baiklah, kebetulan aku juga perlu
rumus-rumus dari Kalkulus
bukan hanya untuk mendekatimu
tapi juga untuk memecahkan teka-tekimu

Maka akhir-akhir ini,
aku kasmaran pada rumus-rumus hitungan
sehabis ditebas Geometri
sewaktu mengenalimu

Segala rumus kuhapal dan kurapalkan
demi menjawab butir-butir soal
yang sempat kau tulis-tugaskan pada telapak tanganku

kaubilang, bila soal terungkap-singkap
aku takkan tersasar dalam menyeamimu

Tapi, untuk menguak soal-soal yang kauberi
Tak kutemukan satupun rumus dalam Kalkulus

Kalau Kalkulus sia-sia,
Rumus macam apa biar aku tak terjerumus dalam memecahkanmu?

Ajari dulu aku satu rumus sederhana saja
agar aku tak salah dan kalah sesederhana ini

 

*kata saya : Ah, cinta itu apa.

Iklan
Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s