Film, Jurnal, Kontemplasi, Organisasi

Ada ドラマ di Mimpi Hari ini


Mimpi saya kali ini bercerita dengan melankolis. Walaupun agak gak jelas juga.

Kisahnya tentang seorang gadis Autis yang tinggal bersama 2 teman laki-lakinya yang bekerja bersamanya. Dan salah satunya adalah saya sendiri.

Ia dibesarkan oleh entah siapa, dan ketika remaja harus bekerja menjadi entah apa namanya; yang jelas dia selalu menempelkan satu bagian ke bagian yang lain. Semacem Kriya.

Ya, hanya menempel-nempelkan. Saya ingat-ingat, ia sering menggunakan superglue. Di mimpi saya, supergluenya tidak cepat membuat sangat lekat. Nampaknya isinya punya bahan baku lain. Berulang-ulang hari ia hanya bekerja menempelkan. Membetulkan mainan yang rusak, ditempelkannya dengan lem. Kadang-kadang dia membuat kekacauan juga sehingga barangnya tidak menempel dengan sempurna. Tentu karena Autis.

Yang menarik, ia punya suara yang bagus. Di mimpi saya malahan sudah dibuat OST., yang dinyanyikan oleh salah satu grup band J-rock perempuan yang pernah saya tahu : Chatmonchy. Ia selalu bernyanyi ketika melaksanakan tugasnya. Sangat merdu sebagai penyanyi genre J-Rock .

Lalu ada scene di mana ketika ia memandangi sesuatu, tiba-tiba waktu berjalan menjadi lambat. Sangat lambat! Masalahnya, bukan ia menjadi cepat lantas lingkungan menjadi lambat. Bahkan iapun dalam visualnya menjadi sangat lambat! Lambat! Slow Motion. *Biasanya ketika saya bermimpi ini, visual mimpi jadi kacau* . Sekejap, Dorama-pun menyajikan lagu-lagu progressive-rock yang menghiasi scene ini. Seluruh pekerjaan dirasa sangat lambat! Dua temannya juga mengajaknya berbicara, namun tentu mereka tidak mengharap lebih jawaban apa yang muncul dari sang gadis.

Yoshi Sodeoka Triangulation Blog d5

***TAMAT***

Lalu saya bangun (02:54). Saya bangun lebih cepat dari Alarm saya (03.00) dan saya seperti mendapat Piala karena mengalahkan Alarm.

Sambil menulis ini, saya mencari-cari hikmahnya; beruntung saya dapat.

Saya terlalu banyak pikiran, sebelum tidur.

Dan saya rasa, gadis autis itu adalah saya sendiri. Ada kerjaan di 2013 ini yang memaksa saya menambal/menyelesaikan masalah Apa adanya. Ternyata kacau secara sistemik seperti domino. Bahkan masalah yang tidak pernah saya fahami sebelumnya, sehingga saya mesti merepotkan banyak pihak. Entahlah, Allah ingin ini. Playlist saya berisi lagu-lagu Nothing’s Carved In Stone, OST. Uchuu Kyoudai, dan lainnya. Ya, 2013 ini saya mendownload beberapa lagu yang baru yang saya suka, dan saya ulang-ulang ketika naik motor. Tentu, untuk -agak- mengalihkan pikiran dari ruwetnya masalah. Ini dia masalahnya. Dan, ya, semua penyelesaian masalah terasa sangat lambat bahkan ambisi saya akan terselesaikannya semua masalah sudah sampai “Jakarta” sementara realita masih di sini di “Ciwaruga”.

Saya mendefinisikan masalah ini sebagai musibah. Dan saya memilih Hardways untuk menyelesaikannya; “what a stupid boy“, kata saya dalam hati. Sayangnya, saya tidak menambalnya dengan tilawah Alquran yang mantap.

Lalu, siapakah saya yang ada di mimpi tadi? Kita lihat di episode selanjutnya apa dijelaskan atau tidak.

Chau!

Iklan
Standar