Jurnal

Ramai yang Sendu


Pagi hari itu saya ke mall sekitar pasirkaliki; pagi-pagi.

Tadinya saya gak suka tempat seramai mall : terlalu banyak orang lalu lalang, lampu terang-terang, ugh. Sejak kecil saya paling malas kalau disuruh orang tua ikut berbelanja; apalagi beli baju.

Lalu saya menemukan pemandangan yang baru, mall yang sepi.

Mall yang sedikit orang lalu-lalang, dan banyak lampu mati. Tidak ada aktivitas, semua orang tidur. Hanya yang bangun pagilah yang bisa melihat pemandangan seindah ini. Illustrasinya nih :

Entahlah, saya suka. Mall yang biasanya tampil dengan gemerlap, kini saya temukan dengan penampilan malu-malu.

Iklan
Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s