Hai Guru, aku Broken Home


Hai Guru. Dengarlah.
Kami murid Tapi bukan milikmu.
Hai guru. Didiklah.
Diri kami sebagai manusia

Tiap manusia punya hal berbeda.
Jangan kau bentuk diri kami sama.
Haruskah kami jadi.
Lagi-lagi Habibie.

Hai guru. Haruskah.
Kami suka pada apa yang engkau suka.
Hai guru. Haruskah.
Kami benci. Apa yang engkau benci.

Kami ingin ilmu yang kami mau.
Kami ingin pilih yang kami suka.
Dan kau memilih Einstein.
Kami pilih. Frankenstein.

Kalian dulu juga pernah muda.
Mungkin taat tertib dan manis budi.
Maafkan kami tidak. Karena kami.
Broken Home.

Hai guru. Maafkan.
Sekolah bagi kami seperti penjara.

Hai guru. Maafkan. Jka aku tidak seperti
kamu

 

The Panas Dalam

Iklan

Satu pemikiran pada “Hai Guru, aku Broken Home

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s