Kalau gak begini


Tahun lalu, sepulang dari sanlat tahun lalu (atau dua tahun lalu?), saya berangkat ke rumah. Di daerah jalan merdeka, saya butuh pulsa sangat. Akhrinya saya mampir ke stand pulsa di pinggir jalan, tanpa ragu.

Lalu saya melihat mas-masnya sedang makan dengan nikmat. Seingat saya lauknya hanya 1; protein. Lalu saya tunggu. Saya lihat beliau menunduk khusyuk merasakan nikmatnya ifthar.

Lalu karena buru-buru, saya menyahut
”mas…”
”?”
”pulsa, mas |:’-)”
”oh…” *lalu mengeluarkan daftar beli, dengan jari tangan kanan berlumuran minyak* *nulis*
”punten, hehe. punten ganggu…”
”santaai. Kalau gak begini saya gak makan Smile

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s