Kontemplasi, Organisasi

Sabar, karena Itu belum Tiba


Bismillaahirrahmaanirrahiim.

 

Selalu ada aura masing-masing pada setiap pengerjaan event, dan kita pernah merasakannya terutama pada event yang bukan hanya melibatkan jasad kita saja melainkan pikiran dan perasaan.

 

Ada perahu layar yang ditunggangi (kuda?!) oleh empat orang.

Perahu layar yang layarnya sudah bolong-bolong. Dan mereka belum sampai pada daratan sama sekali.

Orang pertama menyumpah-nyumpah tidak akan pernah lagi berlayar bersama orang-orang yang sedang berlayar bersamanya saat itu.

Orang kedua menyalahkan si pembuat layarnya sekaligus menelepon orang yang bersangkutan lalu memarahinya lewat telepon (niat).

Orang ketiga menceburkan diri dan berenang menuju daratan, sendiri.

Orang terakhir membuka bajunya dan menalikan pada layar seraya berharap layarnya bisa berfungsi lagi.

Mana yang paling tepat?

 

Jika pada saat waktu-waktu kritis pengerjaan sebuah rencana organisasi, mari hindari menjadi buffer bagi kesuksesan acara. Semoga jadi pelajaran bagi saya dan semua. Sabar, karena waktu untuk mengevaluasi proses belum tiba. Semangat barudak, ayo standing dan terbang!

boot cangkir

Iklan
Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s