Mimpi 14-15 Februari


Saya sedang berada di pinggir jalan, depan terminal ledeng, di bawah letter S;

Saya sedang berkumpul bersama tim Bazaar Dinamik6;

Lalu atmosfir menjadi berat;

koordinator saya menangis, lalu dikerumunin oleh kaum hawa lainnya;

ada kang imon di mimpi saya. Kang imon hanya diam tidak bisa menenangkan;

dengan keadaan matanya yang bengkak, tiba-tiba dia berteriak¬† : “SELAMAT ULANG TAHUUN~ “;

Lalu tiba-tiba lingkungan sekitar berubah.

.

Saya sedang menaiki sepeda dan sedang berada di perjalanan menuju tempat-entah-ke-mana; (jadi inget waktu P2M)

Saya melewati banyak sekali hutan (pohon) di sebelah kanan dan kiri saya;

Lalu sampailah saya di tempat tujuan : Saya sampai di sebuah pantai!;

Ternyata saya waktu ini sedang melakukan perayaan ulang tahun saya dengan travelling menggunakan sepeda ke tempat yang sangat jauh;

Sesampainya di sana, saya duduk dan bercengkerama sendiri di gazebo dekat pesisir;

Lalu muncullah berdatangan banyak orang yang juga menggunakan sepeda; (dan pakaian pengguna sepeda)

Satu persatu mereka melewati tempat saya duduk (karena tujuan mereka adalah partisi gazebo di sebelah saya;

Ternyata sebagian dari mereka adalah teman-teman SMA saya, dan kaum hawa semua, lagi!;

Lalu teman-teman SMA saya berdiri membentuk setengah lingkaran di hadapan tempat duduk saya dan berkata : “SELAMAT ULANG TAUUUN!”;

Ajaibnya, hanya satu orang dari mereka menyodorkan tangan mereka untuk menyalami saya;

Yang lainnya menyalami saya dari jauh : menempelkan telapak kanan ke telapak kiri, dan memosisikan jari-jarinya menghadap ke langit : wow! mereka tidak bersentuhan!;

Saya beres bercengkerama dan melanjutkan perjalanan ke jalan yang mudun;

Tiba-tiba saya melewati sebuah gerbang yang ada gapuranya, lalu melihat ada tiga jalan di hadapan saya yang harus di pilih : Lurus dengan jalan aspal, kiri dengan jalan setapak, dan kanan yang tidak sempat saya perhatikan. Saya bingung dan saya bertanya pada bapak-bapak berbaju merah yang berdiri di serong-kiri-depan saya dari tadi;

Setelah saya bertanya, dia menjawab yang kira-kira seperti ini : “Lurus aja, nanti sampai di margahayu, blablabla..”;

Tentu saja saya mengikuti sarannya;

Saya melaju kencang lurus…;

Lurus…;

Dan saya sampai di Fly-over Pasupati;

Merasa sudah hafal jalan, saya langsung pulang saja;

dan tiba-tiba saya sedang berjalan di sebuah gang yang tidak terlalu sempit;

Dan saya bertemu Daeng!;

Tapi adegan ini adalah yang paling aneh;

Saya berdiri tegap dan siap. Daeng juga;

Lalu….;

Kami berkelahi! Lama sekali!;

Seperti berkelahinya Naruto dan Sasuke!;

Kami berdarah-darah, babak belur, hingga tidak diketahui siapa pemenangnya;

Lalu saya bangun. Telat.

Mimpinya saja sudah seru seperti itu. Sepertinya kemarin saya mengigau.

Sebangunnya saya, saya berkata dalam hati :

ah.. saya terlalu capek..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s